KENDARI, TELISIK.ID – Vaksinasi COVID-19 untuk 4.750 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Kendari sudah berjalan hampir sebulan.
Namun sayang, hingga kini persentase vaksinasi COVID-19 masih tergolong rendah. Untuk vaksinasi tahap satu baru 59 persen dan vaksinasi tahap dua baru sekitar 28 persen.
“Untuk tunda dan batal persentasenya masih 34,1 persen dan ini masih cukup tinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum, Rabu (10/2/2021).
Tingginya tingkat tunda maupun batal, drg Rahminingrum melihat karena masih adanya nakes yang 100 persen belum percaya dengan keamanan vaksin Sinovac.
“Ada ketakutan nanti divaksin bagaimana-bagaimana,” sambungnya.
