Selain itu, drg Rahmi menambahkan, berdasarkan data yang masuk dan setelah diamati beberapa nakes merasa memiliki komorbid (penyakit penyerta) seperti hipertensi, diabetes melitus, kolestrol dan penyakit lain.

Baca juga: 12 Kepala SMP dan 48 Kepala SD di Kendari Berganti

“Mereka juga masih sementara dalam program hamil, mereka juga ada yang masih menyusui,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut drg. Rahmi, untuk nakes yang berada di bawah kendalinya, baik yang berada di Dinkes maupun di 15 Puskesmas di Kendari, diwajibkan hadir di layanan untuk mengikuti skrining kesehatan.

“Kan layanan (vaksinasi) ada empat meja. Meja satu pendaftaran, meja dua untuk skrining pemeriksaan. Nah di meja dua itulah diskrining, kalau nakes tersebut memang layak divaksin atau tidak layak, tapi harus hadir di layanan,” jelasnya.