Menanggapi itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, meskipun vaksin menyasar nakes, tetap diperlukan sosialisasi. Para nakes diberikan pencerahan dan motivasi agar mau menjalankan program vaksinasi.
“Toh juga bukan untuk siapa-siapa sebenarnya, saya sendiri kenapa melakukan, karena ini upaya untuk perlindungan diri kita. Meraka (nakes) punya risiko untuk tertular besar, karena setiap hari berinteraksi, berhadapan dengan para pasien yang terpapar COVID-19, tentu inilah (vaksin) cara untuk mereka bisa terlindungi dan tetap melaksanakan tugas dengan baik serta tidak khawatir dalam melaksanakan tugas,” jelas Sulkarnain.
Diketahui, vaksinasi tahap pertama sudah dilakukan sejak 14 Januari 2021, bagi nakes yang sudah mendapatkan suntikan vaksin, 14 hari setelah penyuntikan pertama akan kembali diberikan vaksin tahap kedua. (B)
Reporter: Musdar
Editor: Haerani Hambali
