"Nanti kita desak Kota dan DPR agar diteruskan ke Kemendagri. Karena ini pengalaman saya saat memekarkan daerah seperti itu. kalau perlu sampai tukang ketiknya itu dikawal," jelasnya.

Senada dengan itu, mantan Ketua DPRD Wakatobi, Andi Hasan menilai, pergantian nama Kota Baubau menjadi Kota Buton sinergi dengan rencana Pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton).

"Kalau saya sangat sepakat sekali," singkatnya.

Tak hanya nama-nama di atas, mantan Wakil Ketua Satu DPRD Kota Baubau, H. La Ode Hamuri, juga sangat sepakat dengan usulan penggantian nama tersebut mengingat historis Buton yang patut untuk dijaga.

"Menurut beberapa sumber, nama Baubau lahir karena banyaknya mayat yang tak sempat dikuburkan di sepanjang Kelurahan Wale. Wale ini diambil dari Wale-wale (pondok)," pungkasnya. (A)