Sementara dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2002: 499), lanjut Suryadi yang juga alumni Ilmu Politik Pascasarjana Unas, Jakarta, kamus setidaknya diartikan sebagai:

1. Buku acuan  yg memuat kata dan ungkapan. Biasa disusun menurut abjad berikut keterangan tentang makna, pemakaian, atau terjemahannya.

2. Buku yg memuat kumpulan istilah atau nama yang disusun menurut abjad beserta  penjelasan tentang makna dan pemakaiannya.

Sejarah itu sendiri, tentang masa lampau yang unik. Dikatakan unik, lanjut Suryadi, karena memang tidak terjadi oleh pelaku pada dimensi waktu dan ruangan yang sama.

Suryadi menunjuk contoh, Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 di Jakarta. "Itu cuma satu, tidak ada duanya di dunia ini," tukas Suryadi.