Silakan lihat pada realitas masyarakat dan sejumlah buku sejarah termasuk Sejarah Nasional Indonesia, nama KH Hasyim Asy'ari bukan sekadar ada tapi eksis.

"Dikatakan eksis, karena peninggalannya berupa moderasi kebangsaan dan tentang paham kebangsaan dalam keberagaman terwariskan kepada seluruh anak bangsa, bukan cuma bagi kaum nahdiyin," urai Suryadi.

Bagaimanapun kata Suryadi, agar dijaga persoalan ini tidak berlarut-larut berputar dalam sekadar interpretasi.

"Harus segera ditemukan formulasi terbaik bagi bangsa ini," ungkap Suryadi.

Warga NU yang jumlahnya sangat besar itu, sudah teruji. Lanjutnya, hal itu dapat dilihat baik di masa penjajahan, krisis, damai maupun di masa seperti sekarang 'banyak pengguna medsos lebih pandai memainkan jempol ketimbang hati dan pikir'.