Kemudian ada penampilan tarian perang, Fimani dari kamanu-manu, serta perangkat lembaga adat baik dari Pemerintah atau Sara maupun Hukumu. Amir Sarlito berharap festival ini tidak hanya menarik wisatawan untuk berkunjung tetapi juga dapat mendorong kesejahteraan masyarakat setempat.

Sebagai Informasi, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Belli Harli Tombili, menyatakan bahwa target kunjungan wisatawan ke Sulawesi Tenggara pada tahun 2024 adalah 16,8 juta orang per tahun. Ia berharap festival ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga: Gali Potensi Ragam Budaya dan Keindahan Alam, Festival Pesona Buton Utara Bakal Digelar November

Belli juga mengumumkan bahwa pada tahun 2024, pihaknya akan meluncurkan 57 acara, yang terdiri dari 8 acara provinsi, 46 acara kabupaten/kota, dan 3 acara swasta dan masyarakat.

Meskipun jumlah acara mengalami penurunan dari 71 acara pada tahun sebelumnya, ia berharap kualitas acara dapat meningkat dan memberikan dampak yang lebih besar.