KENDARI TELISIK.ID - National Aeronautics and Space Administration (NASA) kembali meluncurkan kamera terbesar di dunia hingga 3200 MP (mega pixel) yang akan memantau pergerakan aktivitas ruang angkasa.
Dikutip dari Newscientist.com, kamera ini berada di ketinggian 1,65 meter, kamera digital terbesar di dunia telah diluncurkan di SLAC National Accelerator Laboratory di California. Kamera itu dipasang di Observatorium Vera C. Rubin di puncak Cerro Pachn di Chili pada akhir tahun 2024.
Melansir dari Sindonews.com, kamera digital terbesar di dunia ini akan memotret 20 miliar galaksi selama 10 tahun ke depan sebagai bagian dari proyek yang disebut Legacy Survey of Space and Time (LSST). Data 15 terabyte yang dikumpulkan Kamera LSST setiap malam akan memajukan pengetahuan kita tentang alam semesta, membantu para peneliti membongkar sifat materi gelap misterius dan lebih memahami bagaimana galaksi terbentuk.
Dilansir dari M.dpreview.com, tim Kamera LSST sekarang akan melakukan rangkaian lengkap pengujian Elektro-Optik untuk mengoptimalkan kinerja bidang fokus, yang mencakup CCD, elektronik pembacaan, dan sistem termal, dan kemudian menjalankan serangkaian verifikasi pengujian yang mencakup kondisi pengoperasian yang hampir final.
Pengujian akan mengumpulkan hampir enam minggu data dan menguji faktor-faktor seperti difusi, noise baca, piksel atau kolom gelap atau panas, gain, cross-talk, non-linearitas, lebih terang-gemuk, dan inefisiensi transfer biaya apa pun.
