Salah satu teori yang muncul adalah planet ini memiliki atmosfer dinamis yang bisa memindahkan panas.

Teori lainnya berspekulasi bahwa 55 Cancri e bisa rotasi untuk menciptakan siang dan malam tapi dengan skenario yang mengerikan.

"Dalam skenario, permukaannya akan memanas, meleleh, dan bahkan menguap pada siang hari, membentuk atmosfer yang sangat tipis yang bisa dideteksi Webb," kata NASA.

"Pada malam hari, uapnya akan mendingin dan mengembun membentuk tetesan lava yang akan menjadi hujan dan jatuh kembali ke permukaan, menjadi padat lagi saat malam tiba," imbuhnya.

Teleskop James Webb diharapkan akan segera beroperasi dalam beberapa pekan ke depan dan pengamatan pertamanya akan berlangsung sepanjang musim panas.