“Cicilan motor saya selalu bayar tepat waktu dan tidak pernah menunggak setiap bulannya,” ujarnya via telepon seluler, Selasa (2/4/2024).

Ia mengaku telah beberapa kali melakukan konfirmasi ke pihak perusahaan BAF, namun selalu mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan bahwa BPKB motor masih sementara diproses untuk dikeluarkan.

La Sabara tidak terima karena sudah dirugikan. Ia mengkhawatirkan, jika BPKB motornya selalu ditunda diberikan, ia akan dianggap sering menunggak cicilan, sehingga nantinya akan berimbas pada nama baiknya jika akan kembali menyicil.

Ia meminta kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara agar menurunkan tim untuk dilakukan pembenahan dan mencopot kepala cabang pembiayaan BAF, karena dianggap tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik terkait kenyamanan nasabah.

Baca Juga: Diterkam saat Mandi di Sungai, Warga Muna Barat Tarung Melawan Buaya