Jumlah responden yang dijadikan sampel adalah 800 orang dengan penarikan sampel menggunakan teknik multi stage random sampling. Margin of error survei ± 3,5?ngan tingkat kepercayaan berada di angka 95 persen.
Beberapa simulasi dilakukan Indikator terkait elektabilitas para kandidat. Simulasi dimulai dari 40 nama kandidat, 16 nama bakal cagub, sampai head to head antara Anies vs Ahok dan simulasi Anies vs RK.
Burhanudin menjelaskan, rangkaian simulasi menunjukkan elektabilitas Anies unggul saat berhadapan dengan Ahok atau disimulasikan melawan RK. Namun, ada jarak yang terpangkas ketika Anies berhadapan dengan RK.
Tapi jika Ahok tidak masuk dalam simulasi, kata Burhanudin, diasumsikan Anies versus RK, suara pemilih Ahok cenderung beralih ke RK.
“Suara RK awalnya 18 persen langsung melonjak 205 jadi 38,8 persen. Selisihnya saat tiga nama antara Anies dan Ridwan Kamil itu puluhan persen, tapi kalau dua nama selisihnya menipis jadi sekitar 11 persen,” jelas Burhanudin.
