Tren perolehan suara itu, menurut Burhanudin, menunjukkan RK bisa menjadi saingan berat Anies untuk bersaing di Pilgub Jakarta dibanding Anies berhadapan Ahok.

“Karena Ahok punya historical burden terkait kejadian (penistaan agama) 2016-2017 dan itu yang membuat suara Ahok kaya semacam flat, tidak mampu menarik basis pemilih muslim atau konservatif di Jakarta,” beber Burhanudin.

Hasil survei ini oleh Indikator Politik Indonesia dinilai sulit memunculkan kandidat ‘kuda hitam’ yang yang bisa menjegal laju top of mind.

“Kalau mau berharap ada kuda hitam ya antara Ahok dan Ridwan Kamil karena Anies sekarang front runners. Di luar itu berat,” jelas Burhanudin.

Menanggapi hasil survei Indikator Politik Indonesia, juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, mengatakan sebagai representasi keinginan warga Jakarta untuk kembali dipimpin oleh Anies. Dia percaya bahwa parpol senantias menjadikan suara warga sebagai referensi utama.