Meski demikian, tekanan terhadap Vanenburg tetap tinggi. Kegagalan lolos ke Piala Asia U-23 2026 bisa dianggap sebagai kemunduran prestasi, mengingat Timnas Indonesia U-23 di bawah Shin Tae-yong pernah mencapai semifinal edisi sebelumnya dan nyaris lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Melansir bola.com, Minggu (7/9/2025), pengamat sepak bola senior, Gusnul Yakin, menyebut kegagalan ini sebagai “degradasi prestasi” dan menuntut Vanenburg menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih andal di laga melawan Korea Selatan.
Vanenburg sendiri menyadari beratnya tantangan. Usai kemenangan atas Makau, ia meminta anak asuhnya melupakan euforia dan fokus menghadapi Korea Selatan.
“Kami harus berusaha mengalahkan Korea Selatan agar lolos, karena tim ini memang harus ada di sana,” tegas pelatih asal Belanda tersebut.
Sementara itu, Erick Thohir meminta publik bersabar dengan performa Garuda Muda. Ia menilai perkembangan gaya bermain tim sudah menunjukkan progres, meski lini serang masih perlu perbaikan.
