Faizal juga menambahkan, terjadinya cuaca seperti itu diprediksi akan berlangsung dari 22 sampai 25 Februari 2021.
Hal itu perlu diwaspadai masyarakat terutama yang tinggal atau beraktivitas di pesisir laut.
"Terutama untuk perahu neyalan yang ukuran kecil, feri dan lainnya memang berisiko, jadi harus waspada," ujarnya.
Tinggi gelombang itu juga diakibatkan gangguan di utara Australia atau selatan Indonesia.
"Potensi puting beliung atau water spot di laut potensinya cukup besar pada musim sekarang," pungkasnya. (B)
