Oleh: Indarwati Aminuddin
Ombudsman Telisik.id
Sebut saja namanya A. Ia tiba seminggu yang lalu di Ereke dan langsung menuju kampung Bajo. Si A ini kerja di lembaga pemerintah di Kendari, mengingat ramadhan sudah dekat dan Kendari lagi ketar ketir karena virus corona, si A ini pun memutuskan pulang.
Tiba di kampung, ia menjalani prosedur pemeriksaan, suhunya normal. Tak ada gejala-gejala lain. Ia juga merasa baik baik saja. Pemerintah Desa, karena alasan keamanan meminta ia mengarantina diri sendiri di sebuah rumah kayu, menjorok ke laut. Ia tidak sendiri, empat orang lainnya juga di karantina di rumah itu.
Tapi si A, pada dasarnya bukan orang yang betah diam. Selama karantina ia bolak balik, melewati titian jembatan penghubung rumah Bajo. "Ia mungkin bosan, jadinya kalau malam ia keluyuran," kata salah seorang warga desa.
