KENDARI, TELISIK.ID – Yayasan Naturevolution Indonesia berkomitmen melakukan ekspedisi penelitian untuk mengungkap kondisi ekologis Gunung Tangkelemboke, di tengah meningkatnya tekanan aktivitas penambangan di pegunungan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Data telisik.id mencatat, Pegunungan Tangkelemboke dengan puncak Osu Nando’oto (2.421 mdpl) merupakan kawasan karst yang berperan sebagai water bank bagi tiga aliran besar sungai di Sultra.

Ketiga sungai yang dimaksud adalah Latoma yang mengalir ke selatan, Lasolo menuju Konawe Utara, serta Porehu yang mengalir ke Kolaka Utara. Pegunungan Tangkelemboke menjadi sumber air penting bagi kehidupan masyarakat di wilayah hilirnya.

Gunung Tangkelemboke berada di Kabupaten Konawe, daerah yang memiliki cadangan nikel besar dengan maraknya aktivitas pertambangan, baik legal maupun ilegal, terutama di wilayah Routa dan Moramo Utara.

Baca Juga: SEMMI Sultra Dorong Pengurus Wilayah dan Cabang Kolaborasi untuk Penguatan Kader