Menurut data PIHPS (Pusat Informasi Harga Panagan Strategis) Nasional, sampai terbitnya Permenperin terminasi subsidi minyak goreng curah (23/5), rata-rata harga minyak goreng curah secara nasional adalah sebesar Rp 18.700 per kilogram dari HET yang sebesar Rp 15.500 per kilogram.

Di DKI sendiri, sebagai barometer nasional, harga minyak goreng curah masih bertengger di angka Rp 19.850, per kilogram. Apalagi di daerah lain, bisa jadi lebih tinggi dari harga DKI Jakarta.

Baca Juga: 3 Pejabatnya Pensiun, Bupati Konawe: Terima Kasih

Dalam hal ini pemerintah seperti sudah punya anggapan, isu minyak goreng di masyarakat sudah tidak lagi menjadi isu utama dan tidak akan berdampak lagi pada kelangsungan pemerintahan Jokowi.

Subsidi migor, bansos migor, dan penangkapan pelaku ekspor migor diduga  tidak lebih sekedar hanya buat memberikan kepuasan kepada masyarakat untuk menjawab kelangkaan dan mahalnya minyak goreng, juga gejolak yang bisa membuat Jokowi tumbang dapat dikendalikan, serta bisa jadi alat untuk melawan opini oposisi.