Muhamad Arafah, Kepala KKP Kendari mengungkapkan bahwa korban, Haerudin, merupakan penduduk Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat kejadian, cuaca berawan hingga hujan ringan dengan tinggi gelombang mencapai 0,1 - 0,5 meter, kecepatan angin sekitar 2 - 10 knots, dan arah angin dari Barat Laut ke Timur Laut.

Baca Juga: Proses Pencarian Nelayan di Buton Selatan Sampai 7 Mil Lepas Teluk Lande

Peralatan yang digunakan dalam operasi SAR melibatkan rescue car, RIB, palsar evakuasi, palsar medis, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Keluarga korban kemudian melakukan pencarian di sekitar rumpon tersebut tanpa hasil. Kini, Tim Rescue KPP Kendari terus berupaya melakukan pencarian intensif dengan harapan menemukan nelayan yang hilang tersebut. (C)