Beberapa waktu lalu, persoalan rencana reklamasi Pulau Basa telah dibahas bersama dewan dalam RDP.
Selain itu, aksi penolakan reklamasi Pulau Basa ini adalah unjuk rasa kali keduanya. Namun bupati Bombana belum juga menyempatkan diri untuk bertatap muka dengan massa aksi.
“Reklamasi ini kami nyatakan sikap tolak, karena bisa mengancam aktivitas keseharian nelayan di Poleang. Rencana reklamasi sudah keluar izinnya, tapi pemerintah tidak pernah temui masyarakatnya tentang rencana aktivitas di sana," kata Gunawan kepada Telisik.id.
Dalam aksi tersebut, massa menolak berbincang dengan Sekda Bombana, Man Arfa, yang berupaya hadir menemui masa aksi.
"Pak Sekda urus saja ASN, soal Pulau Basa ini kami ingin dengan keputusan Tafdil selaku Bupati Bombana, yakni tolak reklamasi Pulau Basa," teriak massa aksi dalam orasinya.
