Baca Juga: Stok Minyak Goreng Minim, Pemilik Warung di Busel Keluhkan Tingginya Harga
"Sudah sepekan sejak hari Jumat gelombang dan angin kencang, sampai saat ini para nelayan di sini jadi takut untuk melaut. Otomatis tidak ada pendapat sehingga kami terpaksa mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya, Jumat (25/2/2022).
Baca Juga: Polres dan Pemkot Baubau Sidak Minyak Goreng, Ditemukan 1000 Dus di Gudang
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan Busel, Iwan menghimbau, para nelayan tidak melakukan aktivitas melaut dulu di tengah kondisi cuaca seperti ini. Terlebih gelombang tinggi juga merusak beberapa perahu nelayan beberapa waktu lalu.
"Kami berharap para nelayan di daerah Batauga dan sekitarnya agar tidak melaut dulu demi kepentingan dan kesalamatan bersama. Untuk perahu nelayan yang mengalami kerusakan masih kami lakukan pendataan untuk memberikan bantuan," ungkapnya. (B)
