Keesokan harinya, pada Kamis (6/6/2024) pukul 09.00 Wita, Iwan kembali ke Kolaka untuk mengambil es dan kemudian kembali ke Pulau Padamarang pada sore harinya.
Lanjut Iptu Dwi Arif, saat teman korban tiba, temannya sudah tidak melihat korban di sekitaran Pulau Padamarang. Lalu melakukan pencarian, dan ditemukan bekas tebasan parang pada kayu yang jaraknya sekitar 1,5 km dari lokasi korban menginap.
"Pencarian Suhrin kemudian dilakukan selama beberapa hari oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kolaka, Polairud Polres Kolaka, SAR USN, dan keluarga korban," pungkasnya. (C)
Penulis: Sigit Purnomo
Editor: Haerani Hambali
