Lebih lanjut, Kadis Kelautan mengungkapkan, pemberian bantuan peralatan tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas dan kesegaran hasil tangkapan nelayan hingga rentang waktu rantai pemasaran.  

"Produk perikanan itu sifatnya mudah busuk, sehingga untuk mengatasi itu, harus ada fasilitas yang kita gunakan sehingga kesegarannya bisa bertahan lama. Oleh karena itu, dengan adanya bantuan peralatan tersebut para nelayan dapat mempertahankan kesegaran hasil tangkapannya sampai ke losmen atau pengumpul," ungkapnya.

Sebaliknya, dengan para nelayan yang selama ini berusaha di bidang pengolahan ikan asin atau ikan kering, mereka bisa menggunakan para-para dengan peralatan higenis dan berkualitas.

Mantan Kadis Kelautan Kabupaten Luwu Timur ini berharap, para nelayan yang telah menerima bantuan peralatan nelayan dapat menjaga, merawat dan menggunakan peralatan tersebut secara baik serta tepat guna, sehingga dapat memberikan manfaat serta hasil yang maksimal.

Untuk diketahui, desa yang menerima bantuan peralatan nelayan yaitu Desa Wawo, Rante Angin, Pitulua, Ponggiha, Katoi, Kalu-kaluku, Mala-mala, Sapoiha, Sipakainge, Teposua,  Lawata, Patikala, Tolala, Bahari dan Desa Lawaki. (B)