Selain itu, BMKG juga berharap adanya kerjasama dari BMKG, instansi terkait, dan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan nelayan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu menyebut berdasarkan letak, Kota Kendari memiliki isu-isu cuaca dan iklim yang berisiko meyebabkan bencana seperti gelombang tinggi.

Sehingga Pemkot Kendari menilai, SLCN memiliki peran penting dalam memberikan wawasan kepada peserta, khususnya nelayan mengenai informasi kemaritiman.

“Ini menjadi fokus utama dari SLCN ini. Mudah-mudahan peserta memahami, jangan hanya sekedar hapalan, tetapi kalau paham sampai di laut pun pasti masih akan ingat,” tuturnya usai membawakan sambutan.

SLCN adalah salah satu program literasi yang ditargetkan untuk sektor kelautan dan sektor terkait lainnya.