Kondisi laut juga tidak selalu dapat diprediksi setelah nelayan berada di lokasi. Perubahan cuaca dapat membuat mereka harus bertahan atau menyesuaikan aktivitas hingga keadaan kembali memungkinkan.
"Kalau sudah terlanjur di lokasi lalu cuacanya buruk, ya apa boleh buat. Kami bertahan saja di situ," ujarnya.
Ketidakpastian juga terlihat dari hasil yang diperoleh setiap kali melaut. Dalam sehari, pendapatan Aspar bisa hanya cukup untuk kebutuhan tertentu. Namun, pada kondisi tangkapan yang lebih banyak, penghasilannya dapat mencapai Rp 500.000.
Kondisi tersebut turut dirasakan Rismas (42), nelayan yang telah puluhan tahun mencari nafkah dari laut. Ia tetap melaut meski angin kencang beberapa waktu terakhir menjadi bagian dari kondisi yang harus dihadapi.
Rismas ditemui di lokasi yang sama pada Senin (21/9/2026). Menurut dia, angin yang bertiup kencang terkadang terasa membantu setelah cuaca panas dan gerah. Meski demikian, perubahan kondisi laut tetap menjadi pertimbangan sebelum berangkat.
