Kronologi kejadian, korban berangkat melaut dengan tujuan memancing di Karang Tomia pada malam hari sekitar pukul 21.00 WITA. Dalam perjalanan, korban bertemu dengan rekannya di Desa Manuru dan sempat berkomunikasi.

“Korban direncanakan kembali ke desa pada hari Sabtu, 2 November 2024, namun hingga saat ini belum kembali. Menurut informasi dari pelapor, kebiasaan korban keluar memancing hanya 2 hari sudah kembali ke desa,” beber Amiruddin.

Keluarga korban telah berusaha menghubungi telepon genggam korban, namun nomor yang dituju tidak aktif. “Hingga saat ini, hasil pencarian masih nihil dan korban belum ditemukan,” tambah Amiruddin.

Tim SAR masih melanjutkan upaya pencarian untuk menemukan nelayan yang hilang tersebut. (C)

Penulis: Erni Yanti