“Dia sangat istimewa. Dia sangat tenang, dia juga bisa berlari cepat, operan-operan bolanya begitu akurat. Dia bekerja sama dengan baik, tetapi juga mampu mendahului tim lawan. Sepertinya, dia memang mengalami bakat alami untuk bermain sepakbola,” kata Ernesto Vecchio, pelatih kedua Messi di Newell’s.

Ernesto sendiri menangani Messi selama dua tahun (1996-1998). Dalam periode itu, Newell’s dibawa Messi juara di Turnamen Balcarce. Lawan yang dikalahkan tidak tanggung-tangung, sebut saja Boca Juniors, Independiente dan San Lorenzo.

Baca Juga: Mohamed Salah Lelang Jersey Liverpool Miliknya saat Bantai MU 5-0 untuk Amal

“Tim lawan tidak bisa berbuat banyak karena mereka tidak pernah bisa menguasai bola. Aku ingat Rodas dan Messi-lah si pembawa malapetaka bagi kami. Sekali mereka menguasai bola, kami tidak akan pernah bisa merebutnya. Bahkan para pemain belakang kadang merasa bosan mencoba merebut bola darinya,” kata Lautaro Formica, lawan Messi di masa kecil.

Mengutip indosport.com, Messi yang kini menjadi pemain hebat dunia bergabung dengan klub lokalnya yang berbasis di Rosario pada usia enam tahun.