"Yang saya minta membiarkan empat orang masuk ke dalam dan mengambil kamera mereka," katanya.

"Kami menghormati keinginan Anda, kami tidak akan melakukannya jika Anda tidak mengizinkannya, tetapi beri kami 10 menit," imbuh dia mengingat negosiasi dengan petugas lewat telepon.

Baca Juga: Jokowi Bicara dengan Erdogan Soal Agresi Israel Harus Dihentikan

Ketika petugas tersebut menolak permintaan itu, Mahdi menyebut mereka telah menghancurkan pekerjaan, kenangan, dan kehidupannya. "Saya akan menutup telepon, melakukan apa yang Anda inginkan. Ada Tuhan."

Menanggapi serangan itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan gedung itu digunakan oleh intelijen militer Hamas Palestina. "Itu bukan gedung yang tak memiliki kesalahan," tegasnya.