Israel secara rutin menyebut kehadiran Hamas sebagai alasan untuk menargetkan bangunan. Mereka juga menuding Hamas menggunakan jurnalis sebagai tameng manusia.
Seorang juru bicara militer Letnan Kolonel Jonathan Conricus menolak memberikan bukti yang mendukung klaim militer itu, dengan mengatakan akan membahayakan upaya intelijen.
"Saya pikir itu permintaan yang sah untuk melihat lebih banyak informasi, dan saya akan mencoba memberikannya," katanya.
Tentara, lanjutnya, berkomitmen pada jurnalis, keselamatan, dan kebebasan mereka dalam bekerja.
Kesaksian Para Pekerja
