Tak berselang lama, korban Dimas menelepon ke Rahmat dan mengaku jika motor tersebut telah laku. Korban pun meminta Rahmat untuk menjemputnya di samping Pasar Grosir.
"Saya ditelepon sama Dimas dan minta dijemput, katanya motor sudah dibayar," ujar Rahmat.
Baca Juga: Polisi Amankan 3 Pelajar dan 1 Alumni SMKN 2 Kendari Terlibat Tawuran
Setibanya Rahmat, lalu menanyakan terkait motor tersebut. Ternyata, motor dan semua surat-suratnya telah dibawa dengan pembeli dan uang harganya mengaku telah ditransfer pelaku ke rekening Dimas.
Niat akan mendapat keuntungan dari hasil trangsaksi tersebut malah buntung. Betapa tidak, setelah tiba di ATM ternyata rekening korban masih kosong, ia pun kalang kabut dan langsung melaporkan kasus tersebut di Polsekta Mandonga. (A)
