Hal tersebut terbukti dengan banyaknya para pelaku usaha dari Kessilampe yang berdagang. Salah satunya adalah Rita yang menjual jajanan pasar seperti risol dan gorengan.

"Kami warga asli di sini, kebetulan kami memang penjual sebelum festival ini, kami jual-jualan di rumah," ungkapnya.

Rita juga menambahkan, selama pelaksanaan Festival Kessilampe, dagangannya meningkat pesat.

Selain memberikan pengaruh pada warga Kessilampe, keberadaan festival turut menghibur wisatawan yang hendak menuju pantai Toronipa ataupun sebaliknya. Salah satunya ialah Sutrisno bersama keluarga.

Baca Juga: Hasil Penelitian Administrasi Calon Anggota Bawaslu Kabupaten Sulawesi Tenggara Wilayah II Diumumkan