KENDARI, TELISIK.ID - Sebuah rencana besar seringkali lahir dari langkah yang tidak sengaja. Hal inilah yang dialami oleh dua mahasiswa, Wandi Mahesa dan Risky Mubarak.
Berawal dari sekadar mencoba peruntungan di ajang Bakul Ramadhan Hotel Claro Kendari pada 2021 lalu, kini bisnis yang mereka rintis, Waris Food, menjelma menjadi salah satu destinasi kuliner angkringan kekinian yang paling diburu di Kota Lulo.
Waris Food tidak hadir seperti angkringan konvensional pada umumnya. Mengusung konsep modern, tempat ini memadukan kehangatan nasi bakar dan aneka sate dengan sentuhan kuliner mancanegara seperti sushi, kimbab, hingga donat. Dari sekian banyak pilihan, sate kulit dan tomyam hangat menjadi primadona yang paling banyak dicari pelanggan.
“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Konsep kekinian, pelayanan yang ramah, serta cita rasa yang mampu membangkitkan selera makan adalah kunci kami bertahan,” ujar Wandi Mahesa saat ditemui di lokasi barunya, Rabu (17/12/2024).
Namun, perjalanan Waris Food tidak selalu mulus. Di tengah popularitasnya di area Bundaran Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang strategis, mereka harus menelan pil pahit akibat penggusuran lapak. Kebijakan penataan ruang memaksa Wandi dan Risky memutar otak untuk mencari tempat baru demi menyelamatkan usaha yang telah mereka rintis dengan peluh keringat.
