Namun, beberapa komoditas mengalami penurunan harga, seperti cabai rawit, terong, dan beras. Sebelumnya, tomat juga mengalami penurunan harga pada bulan lalu.
Baca Juga: Kebakaran di Pasar Mandonga, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah
Surianti menjelaskan, NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan. Selain itu, NTP juga menunjukkan daya tukar produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.
“Kenaikan harga sejumlah komoditas memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani di Sulawesi Tenggara. Dengan meningkatnya pendapatan dari hasil panen, daya beli petani pun ikut meningkat, yang tercermin dari NTP yang lebih baik,” jelasnya. (C)
Penulis: Siti Nabila
