KENDARI, TELISIK.ID - Ningrum, mahasiswi Program Studi D3 Farmasi Politeknik Bina Husada Kendari, terpilih sebagai wisudawan terbaik pada Wisuda VIII kampus tersebut dengan IPK 3,98. Menjadi anak seorang petani tidak menghalanginya untuk meraih prestasi akademik terbaik dan membanggakan keluarganya.
Lewat perjuangan panjang selama menempuh pendidikan vokasi, Ningrum mengaku pencapaian itu merupakan hadiah terbesar untuk kedua orang tuanya yang datang dari kampung halaman untuk menyaksikan momen wisudanya.
"Pastinya sangat senang dan terharu. Saya hanya anak dari seorang petani, tetapi saya bisa membanggakan kedua orang tua. Ini bukan akhir pendidikan, tapi awal perjuangan yang harus saya lanjutkan," ungkapnya, Rabu (5/11/2015).
Perjalanan akademiknya tak selalu mudah. Tantangan terberat datang ketika ibunya jatuh sakit dan harus dirawat di ruang ICU saat Ningrum berada di semester akhir. Kondisi itu hampir membuatnya menyerah.
"Saya sempat terpukul sekali. Tapi bapak dan saudara-saudara selalu menguatkan saya bahwa setelah badai akan datang kebahagiaan. Saya bolak-balik Unaaha–Kendari untuk kuliah dan merawat mama. Puji Tuhan, mama bisa sembuh dan hadir di wisuda saya hari ini," tuturnya haru.
