Baca Juga: Hamid, Mahasiswa FISIP UHO Raih Lulusan Terbaik dengan IPK 3,90
Meski berada dalam tekanan mental dan waktu kuliah yang padat, Ningrum tetap berusaha tampil ceria di kampus.
Ningrum menyebut, Politeknik Bina Husada telah membekalinya dengan keterampilan dan pembelajaran yang aplikatif di dunia kesehatan.
"Saya diajarkan banyak hal, menjadi lebih berani, bisa tampil dan berinteraksi dengan orang-orang hebat. Dosen-dosen kami selalu mendorong kami menjadi tenaga kesehatan yang baik dan ramah," katanya.
Ia juga bersyukur memiliki teman seperjuangan yang selalu mendampingi dalam perjalanan studi. Saat ini, Ningrum telah bekerja di salah satu apotek di Kabupaten Konawe. Ke depan, ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana Farmasi.
