"Sebelumnya saya tahu dia gunakan uang ibu saya untuk bisnis angkot dan arisan. Jadi berkembang terus dari Rp 5 juta, Rp 10 juta, Rp 15 juta, dan Rp 100 juta sampai tanah sekarang diincar," katanya.

Namun tidak ada permintaan maaf dari keluarga Riri atas hal ini. Justru Nirina Zubir mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari keluarga Riri.

"Dari ibunya, Khasnisyah, dari Bukittinggi nggak ada permohonan maaf, bahkan kami satu keluarga dimaki-maki dan dihasut ke satu kompleks bahwa kami anak tak tahu diri, tapi ya sudahlah. Ibu mana pun melindungi anaknya, tapi anaknya sudah ditahan dan ditetapkan tersangka," tambahnya.

Baca Juga: Modus Status Sahabat, Pemuda di Muna Tega Cabuli Gadis di Bawah Umur

Dilansir dari cnnindonesia.com Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi mengungkapkan pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan dugaan mafia tanah yang mencaplok lahan keluarga selebrita Nirina Zubir pada Juni lalu. Sejauh ini, kata dia, sebanyak lima orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.