"Saya nikmati itu dari SD," kenangnya, Kamis (24/9/2020).
Kehidupan memang misteri. Tuhan telah menggariskan bahwa di balik setiap kepedihan yang menimpa hamba-hamba-Nya akan ada hikmah yang menanti. Di tahun 2008, ia dipilih gurunya untuk mewakili SD-nya mengikuti lomba menyanyi solo se-Kabupaten Konawe. Ia berhasil menjadi juara pertama.
Baca juga: Muhammad-Samir: Harmoni Beda Agama
Setamat dari SD, tekadnya bulat, ia mesti melanjutkan sekolah. Karena itu, saat Madrasah Tsanawiyah (MTs) ia harus tinggal di rumah keluarganya di Ameroro.
Di luar sekolah, ia berhasil menjadi juara I menyanyi solo tingkat SLTP se-kabupaten. Dan meraih juara II menyanyi solo tingkat provinsi Sulawesi Tenggara.
