Baca Juga: Tangis Haru ASN Pecah Ketika Bersalaman Nur Rahman-Abbas

"Jangan karena beda pilihan politik hubungan silaturahmi kita terputus," terangnya.

Bagi dia, beda pandangan dan pilihan politik itu biasa, manusiawi dan normatif. Sehingga tidak usah dihubungkan dengan hubungan silaturahmi.

"Saya jamin diri saya tidak merasa ditinggalkan dan tidak ada goresan dalam hati saya. Jadi, hilangkan persoalan itu, biarlah persoalan lain kita simpan di persoalan lain dan silaturahmi tetap kita jaga dan jalin bersama-sama," imbuhnya.

Pernyataan serupa dikemukakan mantan Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Abbas, SE. Kata dia, dalam dunia demokrasi beda pilihan politik hal biasa, manusiawi, dan hak prerogatif seseorang.