KENDARI, TELISIK.ID - Nurfajeri Isnawati menjadi tokoh penggerak lingkungan hijau di Kota Kendari melalui program urban farming dan bank sampah yang konsisten digelutinya sejak 2017.

Di tengah pesatnya perkembangan kota, upaya pelestarian lingkungan tetap bisa dijalankan dari rumah. Nurfajeri Isnawati membuktikan hal tersebut melalui langkah nyata mengelola pertanian kota dan bank sampah secara mandiri di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wanita berusia 51 tahun yang akrab disapa Nurfajeri ini memulai langkahnya sejak 2017, bermula dari lahan kosong berukuran 10x20 meter di lingkungan tempat tinggalnya.

Lahan tersebut kini telah dipenuhi aneka tanaman hijau, mulai dari sayur, buah, hingga tanaman obat keluarga.

Baca Juga: Prof Armid Unggul Satu Suara dari Prof Takdir Saili dalam Pilrek UHO