Menurut kesaksian SM, pada pukul 22.20 Wita, dirinya berkunjung ke rumah Bocil. Setelah itu SM, Bocil dan Bulo menggunakan mobil Honda Brio menuju arah Konda dan berhenti di SPBU depan Mako Brimob Polda Sultra.

“Saat itu, kita singgah di SPBU, baru saya tidak tahu mau bikin apa. Kemudian saat itu saya sedang duduk di dalam mobil, tiba-tiba saya tertembak di bahu kanan,” bebernya.

Baca Juga: Tuntut Penembakan Nelayan hingga Tewas, Kerukunan Bajo Banting Meja saat Demo di DPRD Sulawesi Tenggara

Saat Telisik.id menuju RS Dr R Ismoyo untuk mengetahui kondisi terbaru dan mencari tahu hasil pemeriksaan SM, perawat belum membolehkan untuk bertemu korban. Sementara dr. Afghan Berta selaku dokter pemeriksa, enggan memberikan keterangan.

“Intinya saya tidak akan memberikan penjelasan kalau bukan hakim yang minta. itu penjelasan saya,” tandasnya, Rabu (31/1/2024).