"Jam mulai kerja tidak menentu, tergantung ada orang yang panggil," ujarnya.

Soal ongkos pikul, Oddo menyebutkan tidak ada tarif pasti. "Tergantung barang dan jauhnya, kadang Rp 20 ribu, kadang bisa lebih," jelasnya.

Meskipun pendapatan harian bervariasi, Oddo mengaku bisa memperoleh penghasilan hingga Rp 200 ribu per hari. Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca Juga: Kesulitan Kerja, Pemuda Asal Sumatera Selatan Pilih Berjualan Rujak di Kota Kendari

"Alhamdulillah, cukup-cukup saja," katanya.