Sementara itu, kata Aris terkait pendataan terhadap pelayat PDP Kolaka yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, hingga saat ini tim telah mendata sebanyak 156 orang, pelayat tersebut berasal dari Kabupaten Kolaka, Bombana serta dari Kabupaten Kolaka Timur.

"Hingga saat ini tim Satgas COVID-19 masih menunggu hasil laboratorium dari jakarta untuk memastikan apakah almarhuma positif atau tidak, jadi saya mohon untuk tidak memberikan berita hoax di medsos, mari kita sama-sama menunggu hasilnya dari pusat,” jelasnya.

Dia juga mengimbau kepada seluru masyarakat Kolaka, agar mematuhi imbauan dari pemerintah, agar tidak keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan mencuci tangan setiap saat, agar terhindar dari COVID-19.

 

Reporter: Yus 
Editor: Sumarlin