KENDARI, TELISIK.ID - Di tengah indahnya persawahan di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Lalembuu, Konawe Selatan terdengar suara mesin motor yang berbeda dari biasanya. Ojek padi yang biasa mengitari sawah dengan motor bebek standar, kini tampil dengan motor yang telah dimodifikasi secara kreatif.

Mereka mengubah shockbreaker depan dan belakang menjadi lebih tinggi seperti motor trail agar dapat digunakan untuk mengangkut gabah dengan mudah. Modifikasi itu menjadi inovasi luar biasa bagi petani padi di daerah tersebut.

Setiap harinya, para ojek dapat mengangkut padi dengan jumlah signifikan. Dalam sehari, mereka biasanya berpenghasilan sekitar Rp800.000 hingga Rp1.000.000. Bahkan, pada hari-hari yang kurang sibuk, pendapatan mereka masih mencapai minimal Rp500.000.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Ajak Pelaku Ekraf Sulawesi Tenggara Bencmarking Industri Kreatif di Bandung

Setiap karung padi yang mereka angkut memiliki berat antara 50-100 Kg, dan mereka mendapatkan bayaran sebesar Rp25.000 untuk setiap kali pengangkutan.