Saham BREN anjlok 14,91 persen ke Rp1.855. Kapitalisasi pasarnya menyusut drastis dari sekitar Rp1.354 triliun menjadi Rp248 triliun. Saham CUAN merosot 14,28 persen ke Rp540, sedangkan saham DSSA turun 14,88 persen ke Rp715.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik telah meminta klarifikasi kepada MSCI atas dasar pengumuman konsultasi reklasifikasi tersebut. Sementara itu pelaku pasar menanti apakah langkah penegakan hukum OJK akan cukup meyakinkan MSCI untuk mempertahankan status emerging market Indonesia.

Dengan tenggat konsultasi hingga April 2027, Indonesia masih memiliki waktu untuk membuktikan perbaikan tata kelola pasar. Namun dengan IHSG yang baru saja anjlok 11,57 persen dalam sehari dan rupiah yang jebol ke Rp18.000, jalan menuju pemulihan kepercayaan investor global masih panjang.