Baca Juga: Viral, Tawuran Pelajar Libatkan 3 Sekolah di Kendari
"Setelah bagian perut, dia pegang bagian dada, dua kali dia pegang bagian dada setelah itu saya dorong dan dokter tersebut melontarkan kalimat-kalimat tak senonoh," tutur wanita yang berprofesi sebagai bidan pada salah satu puskesmas di Kabupaten Buton Utara.
Setelah dugaan pelecehan terjadi di hari pertama, Senin 5 September, selanjutnya pada hari kedua, 6 September, korban kembali mengalami kejadian serupa.
"Disuruh katanya besok datang lagi di situ terjadi pelecehan satu kali lagi," ungkapnya.
Atas tindakan dugaan cabul oknum dokter tersebut, sudah dilaporkan kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Buton Utara. Ia mengaku sudah dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh kepolisian.
