Hal ini memicu perdebatan panjang yang berlanjut hingga keduanya meninggalkan lokasi nongkrong dan pulang ke kediaman Bripda Isnardin di BTN Baruga Saranai Lestari.

“Karena dua kali saya dapati pacar saya masih chattingan dengan mantannya. Saya tidak tahu apa isi chatnya, karena sudah dihapus,” ujar RA dalam keterangannya, Senin (25/08/2025).

Sesampainya di rumah, pertengkaran tak kunjung mereda. Korban mengaku mempertanyakan alasan Bripda Isnardin membuka kembali blokiran WhatsApp dan media sosial mantan kekasihnya.

Namun, bukannya mendapat penjelasan, korban sebaliknya dimarahi dan mengalami tindak kekerasan.

“Memukul menggunakan tangan di wajah dan bibir serta menginjak punggung saya sehingga luka lebam. Setelah itu saya diusir dari BTN,” kata RA.