"Iya, sudah dites urinenya. Namun hasilnya negatif," tambahnya.

Informasi yang diterima, delapan personel itu baru tiga bulan dilantik sebagai anggota Polri. Mereka juga melakukan penganiayaan dalam kondisi sedang keluar atau lari dari tugas.

Mendengar itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara mengakui bahwa tim yang saat itu sedang piket pengawasan di Direktorat Samapta Polda Sumatera Utara juga dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Aksi Penyerangan Rumah Sakit Milik Politikus, Oknum Polisi Diamankan

"Ada juga dari Samapta yang diperiksa. Karena kedelapan itu harusnya bertugas, bukan berada di hotel. Tim dari Samapta juga sudah menggelar rapat untuk lebih meningkatkan kedisiplinan terhadap anggota," terangnya.