Ketertarikan terhadap pilates dan yoga juga tidak terlepas dari penyebaran informasi melalui media sosial. Konten mengenai rutinitas kebugaran, gerakan olahraga, hingga gaya hidup sehat membuat kedua aktivitas tersebut semakin dikenal, terutama di kalangan perempuan muda.

Salah seorang peserta olahraga, Rani (21), mengatakan dirinya tertarik mengikuti pilates dan yoga karena ingin menjaga kebugaran sekaligus memiliki kegiatan positif di tengah kesibukan.

"Menurut saya, awalnya olahraga ini cukup susah karena gerakannya tidak hanya melatih tubuh, tetapi juga membantu membuat pikiran lebih rileks," ujar Rani kepada telisik.id, Sabtu (31/10/2026).

Dalam praktiknya, pilates memiliki beberapa jenis latihan. Mat pilates dilakukan menggunakan matras sehingga dapat dipraktikkan di rumah dengan ruang yang memadai. Sementara itu, reformer pilates menggunakan alat khusus yang umumnya tersedia di studio kebugaran dan dilakukan dengan pendampingan instruktur.

Adapun yoga memiliki sejumlah variasi latihan, antara lain hatha yoga dan vinyasa yoga. Hatha yoga cenderung menggunakan gerakan dasar dengan tempo lebih tenang, sedangkan vinyasa menghubungkan gerakan tubuh dengan alur pernapasan.