Setiap hari dia mampu memproduksi sebanyak 20 cup, yang dibanderol dengan harga Rp10 ribu per cup. Bahkan produknya ini pernah dikirim ke Wawonii Konawe Kepulauan (Konkep) sebagai oleh-oleh.

Wajit Bandung yang dibuatnya ada berbagai varian, mulai dari original, kacang ijo, nenas, nangka, tergantung keinginan para konsumen. Kini, dia fokus menjual produknya di Marketplace Facebook dan Facebook pribadinya atas nama Idha Hadijah.

Saat ini yang menjadi kendalanya adalah bahan baku pembuatan seperti gula pasir, beras ketan, kacang ijo yang kini semakin naik.

"Karena harga bahan bakunya naik, saya juga tidak bisa serta merta menaikkan harga produknya, ataupun mengurangi bahan-bahannya saat membuat, karena kalau di kurangi hasilnya kurang maksimal," ungkapnya.

Seorang pembeli yang pertama kali mencoba wajit buatannya mengatakan,