Selain itu, Suheri mengaku, perusahaan dan karyawan bisa sukses dan sejahtera dengan beraktivitas pabrik itu. Namun, jangan masyarakat yang disusahkan.

"Perusahaan jangan mau untungnya saja, tapi masyarakat yang menderita. Kalau mereka mau, biar perusahaan saja yang menikmati debu dan polusinya," tuturnya.

Pria ini juga berharap agar perusahaan itu ditutup jika tidak memberikan manfaat dan cenderung menyusahkan masyarakat.

"Kami setuju dengan Ombudsman. Kami melaporkan ini ke Ombudsman agar bisa membantu kami yang menderita, karena polusi udara menjadi tercemar karena perusahaan ini" terangnya.

Direktur Operasional PT Global Solid Agrindo, Dermawan Lase ketika dikonfirmasi mengaku, pihak perusahaan akan melengkapi perizinan yang diperlukan.