Sedangkan seorang guru honorer, Dedi Ritonga mengaku ada gedung sekolah yang baru dibangun. Namun hanya terdiri dari dua ruang kelas ukuran sempit.
"Dua ruangan kecil inilah yang menjadi tempat belajar siswa-siswi kelas 1 sampai 6," terangnya.
Seluruh guru honor dan orang tua siswa berharap agar Pemain Kabupaten Padang Lawas Paluta menetapkan sekolah Kelas Jauh (filial) ini sebagai sekolah baru. Artinya benar benar berdiri sendiri dan tidak lagi berinduk pada sekolah induk SD Negeri 100420 Desa Singanyal.
Karena sebetulnya, lanjut Dedi dan Riki, jumlah siswa di SD Negeri 100420 Kelas Jauh ini justru lebih banyak dibanding di sekolah induk.
"Saat ini siswa di SD Kelas Jauh ini sebanyak 41 orang. Sementara jumlah siswa di SD Induk hanya 17 orang. Jadi, sangat beralasan bagi Pemkab Paluta menetapkan SD Negeri Kelas Jauh Desa Singanyal ini sebagai sekolah baru," harap Mahyudin salah satu warga.
